Pengajar Plus - Komunitas Guru Indonesia

Email Cetak PDF

Menangani Anak Korban Bullying

Beberapa kasus bullying yang begitu kejam dan kekerasan menuntut respon yang cepat dan kuat. Karena respon yang cepat dan kuat terhadap bullying adalah sebuah proses yang berkelanjutan dari respon yang bijaksana dan konstruktif, yang berisi sakit hati dan kemarahan. Berikut beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk mengatasi anak yang mendapatkan bullying.

Tetap tenang.

Hal ini mungkin tidak mudah. Tapi jika Anda akan kehilangan itu, anak akan menjadi resah dengan emosi yang anda perlihatkan. Anda marah dan kesal dengan tindakan pelaku intimidasi terhadap anak, dan ingin memberitahu bahwa bullying adalah hal yang serius, anda hanya ingin menjaga keselamatan dan keamanannya, dan tidak apa-apa bila anda marah tentang apa yang terjadi. Anak akan dapat memproses emosi lebih baik jika anda berada dalam kendali Anda sendiri, dan Anda akan dapat berpikir lebih jernih tentang cara untuk membantu.

Dengarkan anak Anda.

Itu sulit dilakukan jika anak anda adalah nonverbal atau memiliki kesulitan berkomunikasi. Tapi, jadilah orang yang mendengarkan bukan yang berbicara. Berikanlah penjelasan yang mendefinisikan pengalaman bagi anak berdasarkan pengalaman anda sendiri dari apa yang anda telah baca atau dengar. Pengalaman ini akan membuat anak memiliki dan menentukan sebuah proses, dan anda dapat menempatkan dirinya bertanggung jawab. Jangan lupa bahwa perilaku juga merupakan bentuk komunikasi, dan gunakan pengetahuan Anda tentang anak untuk menafsirkan petunjuk.

Solusi alternatif.

Ini adalah manfaat memiliki hubungan yang baik dengan guru, kepala sekolah, atau personil sekolah lainnya. Mulailah dengan mendekati masalah dengan cara kolaboratif. Tanyakan pada orang yang benar-benar berada di tempat kejadian. Brainstorm cara untuk melindungi anak anda, memperkuat kemampuan anak untuk berbicara dan melawan, untuk membangun aliansi antara anak anda dengan siswa lainnya, dan untuk menangani situasi dengan cara yang tidak akan membuatnya tampak lebih buruk. Pastikan sekolah mengimplementasikan solusi tidak membuat anak anda terlihat lemah dan membutuhkan perlindungan, atau menyebabkan siswa lain menyalahkan anak anda sebagai konsekuensinya.

Menjadikan anak yang bertanggung jawab.

Ceritakanlah pengalaman buruk sebagai salah satu cara yang baik untuk memperkuat diri dengan mendorong advokasi keterampilan anak untuk berbicara dengan personil sekolah sendiri dan bekerjasama dengan guru untuk belajar dan praktek tanggapan yang sesuai untuk perilaku bullying. Kemungkinan ada anak-anak lain yang bisa mendapatkan manfaat dari strategi-strategi tersebut, juga, dan memberikan dukungan satu sama lain.

 

 

*Sumber : specialchildren.about.com/Kartika Maharani