Pengajar Plus - Komunitas Guru Indonesia

Email Cetak PDF

Omega 3 Mampu Meredakan Depresi

 

omega 3Omega-3 atau asam lemak tak jenuh ganda, seperti asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA), telah lama dianggap sebagai aditif positif untuk diet. Penelitian sebelumnya menyarankan bahwa senyawa ini memainkan peran penting dalam mengurangi tingkat sitokin dalam senyawa tubuh, dan mengurangi depresi. Stres secara psikologis telah berulang kali telah terbukti meningkatkan produksi sitokin sehingga para peneliti bertanya-tanya apakah kandungan omega-3 mampu mengurangi proses itu sekaligus mengurangi peradangan.

"Hipotesis kami mengungkapkan bahwa pemberian suplemen omega-3 kepada beberapa siswa akan menurunkan produksi sitokin pro inflamasi, dibandingkan dengan siswa lain yang hanya menerima plasebo," jelas Janice Kiecolt-Glaser, profesor psikologi dan psikiatri.

"Kami pikir omega-3 mampu mengurangi meningkatnya stres dalam sitokin yang biasanya muncul dari kegugupan selama tes".

Peradangan itu sendiri merupakan respon atas kekebalan tubuh secara alami yang dapat membantu tubuh untuk menyembuhkan dan memainkan peran dalam sejumlah penyakit mulai dari radang sendi hingga penyakit jantung hingga kanker. Sementara penelitian menunjukkan dampak positif suplemen omega-3 bisa mengurangi kecemasan dan peradangan.

"Ini mungkin terlalu dini untuk merekomendasikan penggunaan dari omega-3 suplemen secara meluas kepada seluruh masyarakat, terutama mengingat biaya dan persediaan ikan yang terbatas diperlukan untuk pasokan minyak," kata Belury, profesor emeritus kedokteran internal, dan Rebecca Andridge.

 

 

*Sumber : sciencedaily.com/Kartika maharani